Sunday, 6 November 2016

Terapi menulis ternyata bisa mengurangi Stressed Out !

Sunday, 6 November 2016
Terapi menulis ternyata bisa mengurangi Stressed Out !
Mengingat sebelum gue bikin blog ini, perasaan gue sering emosian karna bisa jadi karena terlalu perfeksionis (menurut gue), sering terganggu dengan hal hal yang sepele dan sebenarnya tidak mengganggu untuk orang biasa. tapi berhubung orang kan berbeda beda, mulai dari fisik dan pikiran'nya. Dan ternyata setelah gue belajar nulis dan mulai percaya diri,
Oiyaa sebelumnya gue emank kurang terlalu percaya diri untuk mengekspresikan apa yang gue bisa dan sering kali berfikir buat apaan gue nulis, orang gue juga udah bisa bikin platform'nya (maksudnya bikin web), gue itu terlalu sombong, apa karna terlalu banyak baca media yang terlalu tinggi bahasannya, jadi bikin otak gue error kali yah, lo pasti pernah liat kan meme orang yang semakin tinggi ilmunya semakin jelas pula melihat kehancuran yang terjadi, itulah asal muasal gue parno dan rada stress menanggung beban kenyataan yang udah gue liat selama gue baca yang aneh" / Theory Conspiracy, kadang gue juga pengen orang bisa tau apa yang udah gue tau, meskipun terkadang kalo gue cerita sama temen terdekat atau orang terdekat gue disangka gila, dan mereka bilang gak mungkin :D Hhahha tapi yasudahlah mungkin mereka ngga pengen tau kebenaran dan engga pengen imajinasi'nya dihancurkan. Wkwkwkkw sorry curcol kan jadi'nya hhahah, gue kali ini cuma pengen share kalo selama ini gue udah sedikit menghilangkan Stress yang membebani pikiran gue. Jadi setelah baca sana sini, gue baru sadar kalo menulis tuh bisa ngilangin Stress dan mengubahnya menjadi kepercayaan diri, tapi gak juga secara spontan berubah jadi percaya diri. tapi perlahan lahan, semakin sering menulis semakin bebas pula pikiran, semoga bisa membawa hidup ke jalan yang lebih baik lagi dan menjadi hidup yang menyenangkan.

Stres adalah suatu kondisi atau perasaan ketika seseorang merasakan tuntutan melebihi sumber daya pribadi dan sosialnya. Suatu rangkaian dari stimulus dan respon seseorang terhadap peristiwa yang dihadapinya, dan dampak stres yang dirasakan individu dipengaruhi oleh penilaian kognitif serta kemampuan yang dimiliki individu untuk melakukan coping stres (pengelolaan stres).(Lazarus & Folkman dalam McGrath, 2006 ; 135). Stres yang tak terselesaikan dapat termanifestasikan kedalam keluhan fisik yang disebut sebagai psikosomatik. Menurut Halim (2007), psikosomatik didefinisikan sebagai keadaan psikis yang memengaruhi keluhan jasmani. Terapi menulis ekspresif merupakan proses terapi dengan menggunakan metode menulis ekspresif untuk mengungkapkan pengalaman emosional, untuk mengurangi stres yang dirasakan individu sehingga dapat membantu memperbaiki kesehatan fisik, menjernihkan pikiran, memperbaiki perilaku, dan menstabilkan emosi. Ekpresif emosional merupakan ekspresi natural dari emosi yang sebenarnya.

Yap, itu tulisan gue ambil dari Thesis' siapa gue lupa, dan ternyata menulis itu bisa menjadi terapi yang baik buat kondisi jiwa yang lagi semrawut dan kaco. BJ. Habibie juga nulis buku tentang perjalanan dia sama sang istri, ketika bj habibie mengalami Stress yang mungkin aja bisa mengakibatkan pada turunnya kondisi kesehatan'nya.
Jadilah Orang Yang Menyenangkan, Dan Buatlah Hidup Menjadi Penuh Warna !
Dari gue cuma pengen sharing apa yang pernah gue rasain, dan semoga bisa menjadi pelajaran buat yang membutuhkan dan semoga menjadi orang yang berhasil mengatasi masalah hidup tanpa menyalahkan orang lain ;) !BYE

No comments:

Post a Comment

Bye Webster | Kebanggaan dari keburukan diri sendiri adalah penyesalan yang belum saatnya ! © 2016