Monday, 19 June 2017

Art Of Defense (AOD) PRE #1-00 End Of The Great War Lazuerus.

Monday, 19 June 2017
AOD-PRE-#1
Awan gelap dan petir yang bergemuruh mengelilingi gunung Akhartask, pasukan orc dan pasukan lainnya berbaris dan berjalan menuju peperangan yang sedang terjadi di perbatasan Lazuerus, yang melibatkan beberapa kerajaan yang menjaga perbatasan : Malborka, Tegra dan Arkark. Gabungan kerajaan melawan raja iblis Gornus dari kerajaan Akhartask.

Liam barathar adalah kunci strategi dan dipercaya dengan memimpin 24.000 prajurit gabungan dari para pejuang kerajaan Malborka, Tegra dan Arkark, yang sedang mempertahankan perbatasan yang sedang digempur oleh pasukan raja iblis Gornus. bermacam strategi yang digunakan oleh liam namun sihir dari para pasukan Gornus pun tak kalah hebat. ribuan lebih prajurit gabungan antar kerajaan tewas didalam medan peperangan melawan bangsa orc dan penyihir kegelapan dan monster lain yang berwujud menyeramkan, membuat kerajaan penjaga perbatasan terdesak dan kalah dalam jumlah pasukan dan mundur untuk merencanakan strategi pertahanan, guna untuk mengulur waktu dan mencari bantuan dari bangsa lain. selama dalam kondisi bertahan liam merencanakan perundingan dengan beberapa prajurit legenda dan raja yang lainnya mengenai penyegelan kekuatan kegelapan raja gornus. perundingan tersebut menghasilkan rencana untuk meminta kepada Armitage Koron untuk membuatkan 5 senjata sebagai totem, untuk melakukan ritual penyegelan kekuatan kegelapan yang berasal dari gunung Akhartask. Dan juga liam meminta kepada Archon Ledarsh untuk pergi memberi kabar kepada prajurit kegelapan yang berasal dari bangsa Nightshade untuk membantu para ahli sihir dari suku mykrus untuk menyegel kekuatan yang berasal dari Goa Akhartask sebelum bulan purnama merah penuh. Lalu Archon ledarsh sebagai orang kepercayaan raja liam dengan sigap pergi dengan 2 bawahannya. 

Pasukan raja gornus yang telah berkurang pun akhirnya ditekuk mundur ketika jumlah mereka berkurang, dan teryata mundurnya pasukan orc adalah berkat orang Warg manusia penunggang binatang buas yang dipimpin oleh Hasa Burghum. Hasa Burghum dan kawanan'nya entah datang darimana tiba tiba berhasil membuat pasukan orc mundur. Orang Warg selalu bersiteru terhadap orang kerajaan, dengan alasan karena orang kerajaan selalu menolak orang warg di daerah kekuasaan kerajaan mereka.

Kemudian orang warg langsung pergi ke arah celah celah diantara 2 tebing sebelah timur.

Dan akhirnya, Setelah 2 bulan lamanya Archon ledarsh pergi kini dia datang dengan 5 prajurit kegelapan dari bangsa nightshade yang dipimpin oleh Jakal Roghas dan ke 5 prajurit kegelapan yang telah menerima totem yang diberikan oleh Armitage Koron.

Kemudian raja liam dan raja lainnya berunding untuk memulai bersiap untuk menyerang pada saat sebelum bulan purnama merah terjadi. Lalu liam memberikan perintah untuk 5 orang dari suku mykrus dan 5 orang bangsa nightshade direncanakan untuk masing" pergi menuju 5 titik, 1 assassins dan 1 penyihir pergi ke lokasi tempat untuk ritual penyegelan kekuatan kegelapan raja Arkhartask, mereka pergi berpasangan agar assassins dapat bertugas untuk menjaga suku mykrus dari bahaya yang mungkin akan terjadi pada saat ritual. 

Akhir peperangan masih sangat jauh dari harapan liam, seakan perang tidak akan pernah berakhir.. 

Saat bulan purnama mulai naik Raja Liam dan 2 raja lainnya dengan 12.000 sisa prajurit gabungan bersiap dan memulai untuk penyerangan kembali. dan 5 team juga telah pergi untuk melakukan ritual sebelum purnama merah menjadi sempurna.

Perang akan dimulai dengan strategi yang telah direncanakan oleh liam, dengan menunggu dan memancing pasukan orc raja gornus untuk datang ke perbatasan Lazuerus yaitu Jalan diantara 2 tebing. 

Pasukan pemanah telah bersiap menghempaskan mata panah dari atas tebing.

Dan juga pasukan Trebuchet / pelontar batu berapi telah siap berjaga, akan kedatangan pasukan dari Raja Gornus.

Suara gemuruh dari arah barat terdengar pertanda ribuan pasukan raja gornus kembali akan menyerang, dan pasukan kerajaan pun bersiap untuk menunggu perintah dari liam, dan ketika terompet pasukan orc berbunyi, mereka langsung berlari menyerang pasukan kerajaan dengan brutal. pasukan pelontar batu api pun telah diberi perintah untuk melepaskan serangan hingga beberapa pasukan orc berjatuhan. Dan pasukan pemanah dari atas pun telah melepaskan mata panah ke arah pasukan raja gornus tersebut. Liam dan raja lainnya pun berencana untuk tidak ada lagi strategi bertahan hingga ritual penyegelan selesai dan sebelum bulan purnama penuh itu menjadi kekuatan kegelapan raja gornus, dan "Ini adalah perang terbesar yang pernah ada, dan kita akan mati bersama jika kekalahan diposisi kita, liam berkata". Liam dan raja yang lainnya pun ikut turun berperang hingga jubah besi mereka pun bermandikan darah para orc.

Pasukan elite dari Kerajaan Akhartask mulai dari Penyihir, Pemanah, dan Petarung pun ikut turun hingga bulan purnama merah penuh dan kebangkitan Raja Gornus pun akan mengakhiri peperangan terbesar dalam sejarah. 

Peperangan lama berlangsung hingga bulan hampir penuh menjadi purnama merah, dan terdengar tiba" Gunung Akhartask bergemuruh kencang dan mengeluarkan asap hitam dengan petir yang mengelilingi awan.. Dan terlihat cahaya sangat terang bersinar ke arah langit, terlihat berbentuk segel pentagram.. 

Para prajurit pun terlihat makin bersemangat dan berteriak semakin keras pada saat perang ketika terlihat bahwa ritual penyegelan gunung Akhartask berhasil, dan pasukan orc raja gornus pun perlahan ditekuk mundur setelah mendengar suara terompet yang berbunyi tanda perang terbesar dalam sejarah telah usai..

Kemudian terlihat cahaya berwarna keemasan melesat dari ketinggian gunung Akhartask, cahaya itu melesat ke arah Raja Liam Barathar dan menusuk tubuhnya dibagian jantung, dan Raja Liam terjatuh dari kuda yang di tunggangi'nya.. Dan Archon ledarsh berteriak sangat kencang, "CALLIBAAAAAAANNNNNNNNNNNNN".. dengan air mata yang terjatuh Archon ledarsh berlari ke arah raja liam.. Dengan sangat menyesal karena tidak bisa melindungi sang raja..

Kematian Raja Liam Barathar menjadi sorotan para raja yang berada di benua kerajaan manusia, dan patut dihargai atas keberanian semasa kepemimpinan melawan Raja Gornus diperang Lazuerus. Kematian Raja Liam Barathar membuat tangis para teman dan keluarga kerajaan. 

Tradisi Obolos Kharon pada saat pemakaman pun dilakukan dengan menaruh koin dimata sebelum dikremasi/dibakar.. cara ini merupakan tradisi budaya untuk memberikan penghormatan terakhir atas jasa dan kontribusi yang telah diberikan oleh liam selama memimpin kerajaan. 

Jack Barathar menangis penuh dendam, dan sangat menyesal karena telah kembali pulang untuk melihat kelahiran anak pertama'nya yaitu Edenias Barathar. 

Dan Jack Barathar pun mewarisi tahta sebagai Raja berikutnya, dan setelah pemakaman Raja Liam Barathar, Archon ledarsh menghilang.. 

Sebelum menghilang'nya Archon ledarsh, Jakal Roghas menemuinya untuk mengajaknya membuat Guild bernama Secret Union. Dan Archon ledarsh menolak dan memilih untuk menyendiri setelah kehilangan raja yang dicintai'nya.. Archon ledarsh merasa sangat menyesal tidak bisa menjadi pelindung Raja besarnya. Kemudian Archon Ledarsh pergi..

Jakal Roghas pun pergi dengan sisa teman yang masih hidup dan kembali ke Nightshade..




... End Of The Great War Lazuerus ...
... To Be Continue ...

No comments:

Post a Comment

Bye Webster | Kebanggaan dari keburukan diri sendiri adalah penyesalan yang belum saatnya ! © 2016